Monday, October 15, 2012

Tafsir al-Sa'di

Kitab Tafsir al-Sa’di atau judul penuhnya ialah Taisir al-Karim ar-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannan merupakan antara karya-karya dalam bidang tafsir yang diakui dan dipuji oleh para ulama pada zaman sekarang dan mendapatkan tempat yang cukup baik dalam hati kaum muslimin. Tafsir al-Sa’di ini adalah hasil karya al-Syaikh al-‘Allamah Abdurrahman bin Nashir al-Sa'di yang meninggal pada tahun 1376 H.
 
Keistimewaan Tafsir al-Sa’di;

1.      Kesungguhan penulis dalam membuat tafsirannya ringkas hanya sebatas makna global, di mana mayoritas penafsir al-Qur'an itu tidak lepas membahas secara panjang lebar bahkan hingga menyimpang dari topik tafsirannya dari kitabullah, atau mereka membatasi diri membahas makna-makna bahasa atau fiqhiyah saja, maka beliau menghendaki dalam tafsirannya itu untuk memba¬has makna yang dimaksudkan oleh ayat sedangkan lafazhnya hanya sebagai jembatan baginya agar manusia dapat mengetahui makna firman Allah hingga mereka dapat mengambil petunjuk dari pengetahuan tentangnya, dan berakhlak dengan akhlaknya dan adab-adabnya dengan memakai metode yang paling mendekati.
 
2.      Pilihan-pilihan syaikh yang dihasilkan oleh kecerdikan akalnya, kejernihan hatinya, kecepatan pikirannya terhadap perkataan-perkataan para salaf dari para sahabat ,para tabi'in dan para ulama umat yang disebutkan dalam tafsir, sehingga beliau seolah-olah mengumpulkan perkataan dan pendapat yang muncul dalam tafsir makna ayat kemudian beliau mengungkapkannya dengan gaya bahasa yang telah diketahui.
 
3.      Tafsir beliau diistimewakan juga dengan kata-katanya yang sederhana dan penjelasannya yang mudah dimengerti, yang tidak dipaksa-paksakan dan tidak ruwet, juga tidak bertele-tele dan memanjang-manjangkan, iaitu dengan suatu gaya yang dapat difahami oleh orang yang berilmu maupun yang tidak.
 
4.      Penyusunan kalimat yang begitu rapi dan mengaitkan suatu kalimat dengan kalimat yang lain yang sesuai tanpa ada kesusahan dalam merangkai ungkapannya, dan inilah suatu hal yang paling menonjol dari tafsir beliau.
 
5.      Kitab tafsir ini mengandung banyak faedah ilmiah dan pendidikan yang disarikan dari kitabullah yang dijelaskan oleh penulis di sela-sela pembahasannya terhadap tafsir ayat, faedah-faedah itu sangatlah beragam baik dari segi tauhid, fikih, sirah, nasihat-nasihat, akhlak dan lain-lainnya.
 
6.      Inilah keistimewaan yang terpenting adalah terhindarnya buku tafsir ini dari takwil-takwil yang keliru, hawa nafsu, bid'ah, dan Israiliyat. Pengarangnya bersandar dari teks-teks al-Qur'an dan as-Sunnah, dan beliau juga mengikuti riwayat-riwayat yang disebutkan dari al-Salaf al-Shalih.
 
Syaikh al Utsaimin -rahimahulloh- berkata “sesungguhnya tafsir syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di yang berjudul "Taisir al-Karim ar-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannan", adalah sebaik-baik tafsir, kerana memiliki keistimewaan yang banyak; di antaranya adalah gaya bahasa yang sederhana dan jelas yang dapat langsung dimengerti oleh orang yang berilmu maupun yang bodoh. Keistimewaan lainnya adalah menghindari kalimat-kalimat sisipan dan bertele-tele yang tidak ada manfaatnya kecuali hanya akan membuang-buang waktu pembaca dan membingungkan pikirannya. Yang lainnya adalah menghindari penyebutan perselisihan pendapat kecuali perselisihan vang mendasar yang harus disebutkan, dan yang terakhir ini adalah keistimewaan yang paling penting bagi pembaca budiman hingga pemahamannya hanya terfokus pada satu hal saja.

Keistimewaan lain adalah berjalan di atas manhaj salaf pada ayat-ayat sifat yang tidak ada penyimpangan dan tidak ada takwil yang bertentangan dengan maksud Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam firmanNya, dan itulah patokan dalam pengukuhan akidah. Keistimewaan lain adalah keterincian pengambilan kesimpulan yang ditunjukkan oleh ayat-ayat berupa faedah, hukum-hukum dan hikmah-hikmahnya, hal ini sangatlah nampak jelas dalam beberapa ayat, seperti ayat wudhu dalam surat al-Maidah, di mana ia me-ngambil kesimpulan darinya sebanyak lima puluh hikmah, sebagai-mana juga dalam kisah Daud dan Sulaiman dalam surat Shad.
Di antara keistimewaannya adalah bahwasanya buku ini adalah buku tafsir dan panduan pendidikan terhadap akhlak-akhlak yang luhur, di mana hal itu nampak jelas pada tafsir suatu ayat dalam surat al-A'raf;
"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari omng-orang yang bodoh." (al-A'raf: 199).

Untuk itu saya (al-Utsaimin r.h ) memberi saranan kepada orang-orang yang hendak memiliki buku tafsir agar tidak ketinggalan untuk mengoleksi perpustakaannya dengan buku tafsir yang indah ini.

Terjemahan kitab Tafsir al-Sa'di:

al-Hamdulillah karya tafsir yang amat berharga ini telah pun lengkap diterjemahkan dan diterbitkan oleh Pustaka Sahifa, Indonesia agar manfaatnya dapat diterima semua pihak, sama ada bagi kalangan awam, penuntut ilmu, mahupun golongan ilmuan di luar sana.
 
Kandungannya:
 
Jilid Pertama: Tafsir Surah al-Fatihah hingga Surah Ali 'Imran,
Jilid Kedua: Tafsir Surah an-Nisaa' hingga Surah al-An'am,
Jilid Ketiga: Tafsir Surah al-A'raaf hingga Surah Yusuf.
Jilid Keempat: Surah ar-Ra'd hingga surah al-Hajj.
Jilid Kelima: Surah al-Mu'min hingga Surah Saba'.
Jilid Keenam: Surah Fathir hingga Surah Qaaf.
Jilid Ketujuh: Surah adz-Dzariyyat hingga Surah an-Naas.

Sila ikutan pautan berikut untuk keterangan lanjut mengenai tafsir ini:
1.    [PDF] Metodologi Tafsir al-Shaykh ‘Abd al-Rahman al-Sa’di dalam Taysir al-Karim al-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannan.
2.    Baca online (Bahasa Inggeris): http://www.islaam.net/main/display.php?category=176

1 comment: